“Sesosok lelaki
sejati”
Pengarang : Habiburrahman El Shirazy
Penerbit : Ihwah Publishing House
Halaman : 546 halaman
Terbit : Februari 2012
Rusia,
tepatnya di kota Moskwa, dengan bantuan Devid,
teman lamanya yang juga berasal dari Indonesia, yang sudah lama menetap
di Rusia, Ayyas mendapatkan tempat tinggal di salah satu apartemen. Sayangnya,
meskipun memiliki kamar tidur sendiri dalam apartemen itu, Ayyas harus berbagi
ruang tamu dan dapur dengan dua wanita cantik, Yelena dan Linor. Yang tak
tanggung-tanggung, belakangan Ayyas tahu bahwa, Yelena adalah pelacur papan
atas yang menyamar sebagai guide bagi turis-turis asing yang berkunjung ke
Moskwa, yang juga merupakan seorang Atheis. Sedangkan Linor adalah seorang jurnalis
sekaligus seniman orkerstra yang piawai bermain biola, padahal sebenarnya agen
Mosad dan pengikut Yahudi keras, yang sangat membenci agama Islam karena
dianggapnya sebagai agama primitif. Belum lagi, Devid, temannya yang dianggap
oleh Ayyas seorang pemuda cerdas, ternyata sudah lama hidup bebas tanpa aturan
di Rusia.
Tak pernah terduga oleh Muhammad Ayyas, seorang santri
salaf yang merupakan mahasiswa Universitas Islam Madinah, akan menanggung beban
berat berjuang dalam menghadapi musuh-musuh iman. Ayyas ditugaskan oleh pembimbingnya,
Professor Najmuddin, untuk menemui temannya yang juga seorang Guru Besar
Sejarah di universitas Negeri Moskwa di Rusia agar dapat dibimbing dalam proses
penyelesaian penelitian tesisnya tentang Sejarah Islam di Rusia, khususnya pada
masa pemerintahan Stalin. Sedangkan Rusia adalah negara yang paling bebas
sedunia, sebagian besar penduduknya adalah penganut faham free sex radikal. Banyak pula penduduknya yang hidup bebas tak
bertuhan. Rusia juga adalah negara pengakses situs porno terbesar di dunia. Ayyas
harus bersabar dalam menghadapi segala macam godaan hawa
nafsu yang menjadi ujian imannya selama berada di rusia.
Tidak hanya itu ujian yang
diterima Ayyas. Professor yang seharusnya membimbing Ayyas melakukan
penelitian, tidak bisa memenuhi permintaan karena ada urusan di Istanbul.
Sehingga mau tidak mau, Ayyas harus dibimbing oleh seorang dosen cantik bernama
Anastasia Palazzo sebagai pengganti pembimbing. Tidak hanya cantik, doktor
Anastasia Palazzo juga seorang yang cerdas dan anggun. Ayyas bukanlah seorang
malaikat, yang tidak punya hawa nafsu. Ayyas hanyalah seorang manusia biasa
yang kapan saja bisa tergoda oleh
kecantikan perempuan-perempuan rusia. Tetapi pesan salah seorang kiai di
pesantrennya dulu yang mengatakan bahwa, “Eling-eling
yo Ngger, endah wanojo iku sing dadi jalaran batale toponing poro santri
lan satrio agung” yang artinya, “Ingatlah
nak, kecantikan wanita yang jadi sebab para santri dan santria agung batal
bertapanya”, selalu diingatnya sehingga Ayyas selalu memperkuat keimanannya.
Selama di Rusia, Ayyas
banyak mengalami kejadian-kejadian yang tak pernah terpikir olehnya. Ayyas
sempat terkenal di berbagai media Rusia karena menjadi pembicara di sebuah
seminar besar. Dituduh sebagai dalang dari pemboman hotel yang disebabkan
karena rencana busuk Linor. Dan mendapat kejadian yang tak terduga yang
dilakukan doktor Anastasia terhadapnya. Memang banyak sekali ujian yang
diterima oleh Ayyas. Tetapi Allahlah yang selalu menjadi penolong baginya dan
memperkuat keimanan dirinya
Novel Bumi Cinta karangan
Habiburrahman El Shirazy ini adalah novel pembangun jiwa yang bertajuk islami. Banyak nilai-nilai islam
yang terkandung didalamnya. Banyak hikmah
yang dapat dipetik dari cerita-cerita pada setiap babnya. Sosok lelaki sejati,
Muhammad Ayyas, mengajarkan kepada setiap orang, terkhusus kepada para pemuda
untuk selalu memperkuat keimanan agar tidak mudah digoyahkan oleh hawa nafsu. Tetapi,
ending pada cerita yang dibuat tragis dan tidak terduga oleh penulis, membuat pembaca
seakan ingin menunggu
kelanjutan dari novel Bumi Cinta ini.